365 hari mungkin sudah terlewati .
Menapakkan kaki selama ini cukup memakan banyak energi.
Kukira akan pulih
Ternyata hanya bersembunyi tapi masih memerah
Berdiam diri ternyata tidak meenyelesaikan masalah
Tak jua musnah.
Belajar
Berproses
Belajar lagi
Berproses lagi
Begitulah lembaran sebelum 365 terlewati
Sampai melemah karena terseret ilusi
Ilusi apa ?
Aku juga tidak mengerti
Aku tidak handal memahami
Khusus masa sulit ini
Hari ini ingin mengisi antibiotik pada diri
Mencoba berjalan lagi di koridor yang rumit ini
Membangun rumah kembali
Untuk menyusun kenangan indah yang dulu mendominasi
Manusia tidak bernama ini mulai kembali membumi
Mengusap dada agar ikhlas merendahkan diri
Menerima segala luka yang pernah terjadi
Kita keluarga..
Seiring waktu akan sembuh
Bersama mungkin terasa perih
Namun kita tetap satu wadah
Biar aku yang lelah
Suatu saat pasti pulih
-dan bahagia meski sakitnya parah.
Dari tidak bernama yang tidak terarah.
Komentar
Posting Komentar