Langsung ke konten utama

Diskusi "Pemimpin Perempuan, Why Not?"

6 Oktober 2023

Pemimpin Perempuan, Why Not?

Oleh : Wynny Hartati Saragih

 

Perbedaan antara sex dan gender. Sex yaitu jenis kelamin, bersifat alamiah, bersifat biologis, bersifat tetap, tidak bisa dirubah sedangkan instilah gender merujuk kepada perbedaan karakter laki-laki dan perempuan berdasarkan kontruksi sosial budaya, yang berkaitan dengan sifat, status, posisi, dan perannya dalam masyarakat.

Konsep kesetaraan gender merujuk pada kesetaraan penuh laki-laki dan perempuan untuk menikmati rangkaian lengkap hak-hak politik, ekonomi, sipil, sosial dan budaya. Konsep ini juga merujuk pada situasi dimana tidak ada individu yang ditolak aksesnya atas hak-hak tersebut, atau hak-hak tersebut dirampas dari mereka, karena jenis kelamin mereka.

Kepemimpinan seorang perempuan untuk mengendalikan, memimpin, memengeruhi pikiran, perasaan atau tingkah laku orang lain untuk mencapai tujuan yang telah ditentunkan sebelumnya. 

Kepemimpinan merupakan suatu hal yang seharusnya dimiliki oleh kepiawaiannya mempengaruhi dan mengarahkan para anggotanya. Pemimpin dapat mempengaruhi semangat dan kegairahan kerja, keamanan, kualitas kehidupan kerja dan juga tingkat prestasi suatu organisasi. Para pemimpin juga memainkan peranan penting dalam membantu kelompok, individu untuk mencapai tujuan.

Kepemimpinan wanita sebenarnya dapat dilihat dari peranan wanita dalam kehidupan bermasyarakat dalam Pembangunan bukan hanya sebagai proses pembangunan, tapi juga sebagai fondasi yang berstruktur kuat. Perjuangan akan figure wanita yang selalu menginspirasi seperti R.A Kartini dapat dirasakan dengan adanya pergerakan emansipasi wanita. Keberadaan peran wanita sebagai pimpinan kini mulai dihargai dan disetarakan.

 

Faktanya, dalam berbagai organisasi saat ini, saat gaya kepemimpinan yang  keras dan kaku tidak lagi sesuai untuk anggota, gaya kepemimpinan wanita yang komprehensif serta nilai-nilai positif lainnya membuat merea lebih cocok untuk menduduki posisi puncak. Wanita dapat menjadi pemimpin bila dididik dengan cara berbeda dan tidak melulu menganggap diri mereka, sebagai wanita melainkan bagian dari sesama manusia.

 

Menurut Fitriani (2015:17) menyatakan bahwa terdapat lima ciri yang banyak dimiliki oleh wanita pemimpin: kemampuan untuk membujuk, memiliki ego yang lebih rendah, semangat kerja tim, memiliki kharisma yang kuat, berani mengambil resiko.

 

Tidak ada pemimpin yang lahir secara instan, namun seorang pemimpin lahir dari berbagai proses yang membentuk karakter dan dirinya serta keberanian menjadi seorang pemimpin. Ketika kamu yakin kamu mampu maka berbuatlah ambil peranmu maksimalkan kinerjamu untuk mencapai tujuanmu. Menjadi seorang perempuan adalah anugrah karena kamu menjadi seorang yang lebih peka terhadap situasi dan lingkungan. Angkat kepalamu tegakkan badanmu dan jadilah pemimpin terlebih untuk dirimu sendiri. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

"Tindakan Proaktif Ikatan Mahasiswa Simalungun USU Bergerak untuk Meningkatkan Pendidikan Lokal di desa-desa Simalungun melalui kegiatan IPPS"

  Ikatan Mahasiswa Simalungun Universitas Sumatera Utara (IMAS-USU) berpartisipasi aktif dalam memajukan pendidikan Indonesia khususnya di Kabupaten Simalungun. IMAS-USU merupakan wadah berkumpulnya mahasiswa Simalungun di Universitas Sumatera Utara yang memiliki kepedulian akan pendidikan di Kabupaten Simalungun. Dengan tetap memegang teguh “Ahap” (rasa cinta terhadap Simalungun) serta sadar akan fungsi sebagai mahasiswa, terutama mewujudkan TRIDARMA PERGURUAN TINGGI yakni Pendidikan, penelitian,dan pengabdian masyarakat, IMAS-USU berusaha menjadi fasilitator dan kontrol sosial atas problematika kehidupan masyarakat menuju ke tingkat yang lebih baik lagi dalam bentuk karya nyatanya untuk kemajuan pendidikan. IMAS-USU mencoba menjadi suatu bagian dalam kemajuan pendidikan yang ada di daerah Simalungun. IPPS (IMAS-USU Peduli Pendidikan Simalungun) adalah salah satu program kerja Ikatan Mahasiswa Simalungun Universitas Sumatera Utara yang bergerak di bidang pendidikan. Terdapat d...

Link Drive Kegiatan IMAS-USU 2023/2024

1.       Penerimaan Anggota Baru IMAS-USU 2023 https://drive.google.com/drive/folders/1GM6WTo3PZveuJLtzPseVQp0iddx6AGSN?usp=sharing https://drive.google.com/drive/folders/15thkKaTbmzb6jbvBnwyOcyOIFxCajKpS?usp=sharing 2.       Pekan Olahraga IMAS-USU https://drive.google.com/drive/folders/14Mvt9-azXWUGqCTzcbxUsthFkTQBTywz 3.       Dies Natalis IMAS-USU ke-21 Tahun https://drive.google.com/drive/folders/1PdYfCrxuNQ-v9QxQywaJDaCzDD5K-4aP?usp=sharing 4.       Natal IMAS-USU 2023 https://drive.google.com/drive/folders/1HGnNjQyIiQeRPyDB3ObAgz6fAQrOYjbI 5.       IMAS-USU Peduli Pendidikan Simalungun 2024 https://drive.google.com/drive/folders/18bq7Udx4UHIyr57yVAJDePtD9YJB-qre 6.       Pergelaran Seni dan Budaya Simalungun 2024 https://drive.google.com/drive/folders/1VsyUFpKTiWRyUFOr2O8pehmCvmAOY35J https://drive.google.com/dri...

Diskusi "Partuturan"

 12 Oktober 2023 Partuturan Oleh :  Finy Annie Mara Purba, S.S.I Partuturan adalah bentuk partuturan dalam masyarakat Batak Simalungun untuk menentukan perkerabatan atau keteraturan yang merupakan bagian dari hubungan keluarga (pardihadihaon) dalam kehidupan sosialnya sehari-hari terutama dalam acara adat, bahkan ada juga yang menggunakan partuturan Batak Toba di suku Simalungun. Awalnya orang Batak Simalungun tidak terlalu mementingkan soal “silsilah” karena penentu partuturan di Simalungun adalah “hasusuran” (tempat asal nenek moyang) dan “tibalni parhundul” (kedudukan/peran) dalam “horja-horja adat” (acara-acara adat). Hal ini dapat dilihat pada pertanyaan yang diajukan oleh seorang Simalungun di saat orang mereka saling   bertemu, di mana bukan langsung bertanya “aha marga ni ham?” (apa marga Anda) tetapi “hunja do hasusuran ni ham (dari mana asal usul Anda)?” Ada beberapa kategori partuturan;  1) Tutur Manorus/Langsung; sistem perkerabatan yang berhubungan l...