Langsung ke konten utama

Minat Generasi Muda di Bidang Pertanian (Petani Milenial)

Minat Generasi Muda di Bidang Pertanian (Petani Milenial)
Oleh : Melvin Boni Sebastian Munthe


 Pertanian merupakan bidang yang berpengaruh besar bagi perekonomian masyarakat Indonesia. Indonesia dikenal sebagai Negara agraris karena mampu menghasilkan produk pertanian dalam jumlah yang besar. Selain itu masyrakat Indonesia juga dominan bekerja sebagai petani. Hal ini tentunya didukung oleh luas wilayah Indonesia dan juga sistem iklim dan cuaca di Indonesia yang cocok untuk bertani.  
Dalam bidang pendidikan pemerintah Indonesia juga menudukung penuh pertanian di Indonesia. Dimana saat ini banyak universitas baik negeri maupun swasta yang memiliki program studi pertanian dan minat mahasiswanya juga cukup banyak. Namun yang menjadi masalah saat ini yaitu banyak mahasiswa pertanian yang sebenarnya kurang memiliki minat dalam hal pertanian sehingga ada mahasiswa lulusan pertanian yang tidak bekerja dibidangnya. 
 Rendahnya minat generasi muda terhadap sektor pertanian menyebabkan tidak adanya regenerasi dalam bidang pertanian. Berdasarkan data dari Badan Penyuluhan Pertanian (BPP) Maro’o menyatakan bahwa selama ini rata rata pekerja yang bekerja disektor pertanian adalah penduduk dengan usia lebih dari 50 tahun. Dalam hal ini sudah terlihat bahwa generasi muda memiliki minat yang rendah untuk bekerja disektor pertanian. Usia 50 tahun keatas merupakan usia usia yang sangat rentan akan penyakit apalagi bekerja di sektor pertanian.
Generasi muda dan petani milenial merupakan suatu kesatuan yang saling melekat dan dan berkaitan satu sama lain. Generasi muda seharusnya dapat melihat peluang besar dari sektor pertanian Indonesia. Dengan adanya kesadaraan dari generasi muda dan adanya kemauan serta pengetahuan tentang pertaniaan maka sistem petani milenial ini akan dapat terwujud. Sistem pertanian di Indonesia juga pastinya akan semakin berkembang apalagi didukung oleh perkembangan teknologi di bidang pertanian. 
 Namun nyatanya saat ini masih banyak generasi muda yang kurang berminat pada bidang pertanian. Hal ini tentunya dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya adalah pandangan atau stigma masyarakat yang masih beranggapan pekerjaan sebagai petani itu lelah dan kurang baik. Tentunya ini dikarenakan banyak masyarakat yang memandang pertanian itu hanya sebatas ke ladang atau lahan dan dilihat sangat lelah. Pada kenyataannya hal itu tidaklah benar, justru sektor pertanian ini memiliki peluang yang besar untuk terus berkembang. Oleh karena itu hal yang perlu diperubahi yaitu pola pikir dan juga wawasan dari generasi milenial agar lebih mengetahui tentang sektor pertanian ini. 
Dalam hal ini mahasiswa, khususnya mahasiswa pertanian memiliki peran besar untuk mengubah pola pikir masyarakat terkhusus generasi milenial akan sektor pertanian yang ada di Indonesia. Mahasiswa pertanian harus mampu menunjukan eksistensi sektor pertanian ini baik daro produk pertanian yang semakin beragam, sistem pertanian yang semakin mudah dikerjakan dan perkembangan lainnya yang dapat membuktikan bagi masyarakat bahwa sektor pertanian ini memang memiliki potensi yang besar baik secara ekonomi maupun kebutuhan masyarakat.

 Selain mahasiswa tentunya hal ini juga menjadi tugas besar bagi pemerintah Indonesia. Dimana masyarakat inndonesia saat ini dominan bekerja sebagai petani. Pemerintah harus terus melakukan inovasi di sektor pertanian ini agar generasi muda menjadi tertarik akan sektor perekonomian yang satu ini. Pemerintah Indonesia sudah melakukan inovasi terhadap pertanian di Indonesia baik dari segi alat pertanian yang saat ini sudah sangat berkembang dan juga tentunya memudahkan kinerja dari petani. 
Dengan upaya yang sudah dilakukan oleh generasi muda dan juga pemerintah, diharapakan generasi muda dapat lebih memahami tentang sektor pertanian ini dan dapat melihat peluang besar yanga ada dalam pertanian di Indonesia. Sehingga pola pikir masyarakat tentang pertanian akan semakin berkembang. Generasi muda juga harus mampu meningkatkan minat dan keinginannya dibidang pertanian agar petani milenial ini dapat terwujud dan sektor pertanian Indonesia semakin berkembang. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

"Tindakan Proaktif Ikatan Mahasiswa Simalungun USU Bergerak untuk Meningkatkan Pendidikan Lokal di desa-desa Simalungun melalui kegiatan IPPS"

  Ikatan Mahasiswa Simalungun Universitas Sumatera Utara (IMAS-USU) berpartisipasi aktif dalam memajukan pendidikan Indonesia khususnya di Kabupaten Simalungun. IMAS-USU merupakan wadah berkumpulnya mahasiswa Simalungun di Universitas Sumatera Utara yang memiliki kepedulian akan pendidikan di Kabupaten Simalungun. Dengan tetap memegang teguh “Ahap” (rasa cinta terhadap Simalungun) serta sadar akan fungsi sebagai mahasiswa, terutama mewujudkan TRIDARMA PERGURUAN TINGGI yakni Pendidikan, penelitian,dan pengabdian masyarakat, IMAS-USU berusaha menjadi fasilitator dan kontrol sosial atas problematika kehidupan masyarakat menuju ke tingkat yang lebih baik lagi dalam bentuk karya nyatanya untuk kemajuan pendidikan. IMAS-USU mencoba menjadi suatu bagian dalam kemajuan pendidikan yang ada di daerah Simalungun. IPPS (IMAS-USU Peduli Pendidikan Simalungun) adalah salah satu program kerja Ikatan Mahasiswa Simalungun Universitas Sumatera Utara yang bergerak di bidang pendidikan. Terdapat d...

Link Drive Kegiatan IMAS-USU 2023/2024

1.       Penerimaan Anggota Baru IMAS-USU 2023 https://drive.google.com/drive/folders/1GM6WTo3PZveuJLtzPseVQp0iddx6AGSN?usp=sharing https://drive.google.com/drive/folders/15thkKaTbmzb6jbvBnwyOcyOIFxCajKpS?usp=sharing 2.       Pekan Olahraga IMAS-USU https://drive.google.com/drive/folders/14Mvt9-azXWUGqCTzcbxUsthFkTQBTywz 3.       Dies Natalis IMAS-USU ke-21 Tahun https://drive.google.com/drive/folders/1PdYfCrxuNQ-v9QxQywaJDaCzDD5K-4aP?usp=sharing 4.       Natal IMAS-USU 2023 https://drive.google.com/drive/folders/1HGnNjQyIiQeRPyDB3ObAgz6fAQrOYjbI 5.       IMAS-USU Peduli Pendidikan Simalungun 2024 https://drive.google.com/drive/folders/18bq7Udx4UHIyr57yVAJDePtD9YJB-qre 6.       Pergelaran Seni dan Budaya Simalungun 2024 https://drive.google.com/drive/folders/1VsyUFpKTiWRyUFOr2O8pehmCvmAOY35J https://drive.google.com/dri...

Diskusi "Partuturan"

 12 Oktober 2023 Partuturan Oleh :  Finy Annie Mara Purba, S.S.I Partuturan adalah bentuk partuturan dalam masyarakat Batak Simalungun untuk menentukan perkerabatan atau keteraturan yang merupakan bagian dari hubungan keluarga (pardihadihaon) dalam kehidupan sosialnya sehari-hari terutama dalam acara adat, bahkan ada juga yang menggunakan partuturan Batak Toba di suku Simalungun. Awalnya orang Batak Simalungun tidak terlalu mementingkan soal “silsilah” karena penentu partuturan di Simalungun adalah “hasusuran” (tempat asal nenek moyang) dan “tibalni parhundul” (kedudukan/peran) dalam “horja-horja adat” (acara-acara adat). Hal ini dapat dilihat pada pertanyaan yang diajukan oleh seorang Simalungun di saat orang mereka saling   bertemu, di mana bukan langsung bertanya “aha marga ni ham?” (apa marga Anda) tetapi “hunja do hasusuran ni ham (dari mana asal usul Anda)?” Ada beberapa kategori partuturan;  1) Tutur Manorus/Langsung; sistem perkerabatan yang berhubungan l...