Langsung ke konten utama

Mari Menjadi Mahasiswa IDEAL Dalam Mewujudkan Tridarma Perguruan Tinggi

“Mari Menjadi Mahasiswa IDEAL Dalam Mewujudkan Tridarma Perguruan Tinggi”

Pemateri : Yulio Auro Anugerah Purba
Mahasiswa merupakan sebutan bagi seseorang yang sedang menempuh pendidikan tinggi di perguruan tinggi yang terdiri dari Sekolah Tinggi, Akademi, Institut, Politeknik dan yang paling umum adalah Universitas. Istilah mahasiswa secara etimologis berasal dari kata Maha (Besar, Mulia) dan kata Siswa(wasis=belum pandai). Mahasiswa dan siswa tentunya sangat berbeda, baik dari pola pikir, pengetahuan maupun dari segi kebijkasanaan. Mahasiswa dipercaya menjadi perpanjangan tangan masyarakat dan diharapkan untuk bersikap netral dalam menghadapi persoalan persoalan sosial di masyarakat. Menjadi mahasiswa tentunya harus ada yang di “maha” kan. Lantas apakah yang harus di ”maha” kan? Tentunya sebagai seorang mahasiswa harus memiliki pola pikir yang lebih matang, ilmu yang semakin banyak, keterampilan, kedewasaan, kebijaksanaan, kekreatifan, militan dan tentunya menjadi wadah penyalur Tridarma Perguruan Tinggi. Adapun Tridarma Perguruan Tinggi yaitu, Pendidikan dan Pengajaran, Penelitian dan Pengembangan dan Pengabdian Masyarakat.  
Saat ini jumlah mahasiswa di Indonesia sangatlah banyak ratusan bahkan ribuan mahasiswa, dan tentunya istilah Tridarma Perguruan Tunggi ini bukanlah hal yang baru mereka dengar. Sekarang yang menjadi pertanyaan besarnya adalah Apakah semua mahasiswa tau bagaimana menjalankan Tridarma ini? Menjadi mahasiswa yang Ideal sudah seharusnya tau dan dapat menjalankan Tridarma Perguruan Tinggi ini. Salah satu cara untuk menjadi mahasiswa yang Ideal adalah dengan mengembangkan diri dan potensi selayaknya seorang Mahasiswa!
Organisasi menjadi salah satu wadah yang tepat untuk mengembangkan diri dan potensi yang dimiliki oleh mahasiswa. Organisasi merupakan wadah atau tempat berkumpulnya orang dengan 4 sistematis yaitu, terpimpin, terkendali, terencana dan rasional dalam memanfaatkan segala sumber daya baik dengan metode, material, lingkungan dan uang serta sarana dan prasarana, dan lain sebagainya dengan efisien dan efektif untuk bisa mencapai tujuan organisasi. Dalam organisasi kita dapat belajar tentang Critical Mind, Problem Solving, Leadership, Sense of Social Environtment atau kepekaan dan tentunya tempat untuk mengasah Soft Skill. Banyak pelajaran yang tidak dapat dijelaskan oleh Dosen ataupun Pengajar secara pedagogi didapatkan di organisasi
Setiap organisasi kemahasiswaan tentunya memiliki tujuan yang sama yaitu menjadi wadah bagi mahasiswa untuk belajar diluar pelajaran dari dosen. Namun, sebagai mahasiswa penting untuk memilih organisasi yang tepat. Organisasi yang tepat adalah organisasi yang menjadi tempat Terbaik untukmu untuk berkembang. Jadi sebagai mahasiswa harus mengetahui tempat mana yang bisa menjadi tempat berkembang dan proses bukan hanya tempat yang membuat kamu nyaman. Karena nyaman belum tentu membuat berkembang, harus berani keluar dari zona nyaman.

Menjadi Mahasiswa Organisasi tentunya tidaklah mudah, banyak tantangan baik dari segi waktu, materi maupun energi. Menjadi mahasiswa organisasi yang baik harus mampu menyeimbangkan dan sama sama kuat dalam perkuliahan/pendidikan dan juga organisasi. Mahasiswa juga harus tau dan menetapkan standar prioritas antara kuliah dan organisasi, dan tentunya disini ada hal hal yang harus dikorbankan. Dan yang terakhir yaitu mahasiswa harus mampu dan berusaha memanfaatkan segala sumber daya yang dimiliki baik di perkuliahan maupun di organisasi. Sumber daya ini dapat berupa waktu, tenaga, pikiran, materi dan hal lainnya yang diperlukan untuk menjadi mahasiwa organisasi yang baik dan juga menjadi Mahasiswa yang IDEAL.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

"Tindakan Proaktif Ikatan Mahasiswa Simalungun USU Bergerak untuk Meningkatkan Pendidikan Lokal di desa-desa Simalungun melalui kegiatan IPPS"

  Ikatan Mahasiswa Simalungun Universitas Sumatera Utara (IMAS-USU) berpartisipasi aktif dalam memajukan pendidikan Indonesia khususnya di Kabupaten Simalungun. IMAS-USU merupakan wadah berkumpulnya mahasiswa Simalungun di Universitas Sumatera Utara yang memiliki kepedulian akan pendidikan di Kabupaten Simalungun. Dengan tetap memegang teguh “Ahap” (rasa cinta terhadap Simalungun) serta sadar akan fungsi sebagai mahasiswa, terutama mewujudkan TRIDARMA PERGURUAN TINGGI yakni Pendidikan, penelitian,dan pengabdian masyarakat, IMAS-USU berusaha menjadi fasilitator dan kontrol sosial atas problematika kehidupan masyarakat menuju ke tingkat yang lebih baik lagi dalam bentuk karya nyatanya untuk kemajuan pendidikan. IMAS-USU mencoba menjadi suatu bagian dalam kemajuan pendidikan yang ada di daerah Simalungun. IPPS (IMAS-USU Peduli Pendidikan Simalungun) adalah salah satu program kerja Ikatan Mahasiswa Simalungun Universitas Sumatera Utara yang bergerak di bidang pendidikan. Terdapat d...

Link Drive Kegiatan IMAS-USU 2023/2024

1.       Penerimaan Anggota Baru IMAS-USU 2023 https://drive.google.com/drive/folders/1GM6WTo3PZveuJLtzPseVQp0iddx6AGSN?usp=sharing https://drive.google.com/drive/folders/15thkKaTbmzb6jbvBnwyOcyOIFxCajKpS?usp=sharing 2.       Pekan Olahraga IMAS-USU https://drive.google.com/drive/folders/14Mvt9-azXWUGqCTzcbxUsthFkTQBTywz 3.       Dies Natalis IMAS-USU ke-21 Tahun https://drive.google.com/drive/folders/1PdYfCrxuNQ-v9QxQywaJDaCzDD5K-4aP?usp=sharing 4.       Natal IMAS-USU 2023 https://drive.google.com/drive/folders/1HGnNjQyIiQeRPyDB3ObAgz6fAQrOYjbI 5.       IMAS-USU Peduli Pendidikan Simalungun 2024 https://drive.google.com/drive/folders/18bq7Udx4UHIyr57yVAJDePtD9YJB-qre 6.       Pergelaran Seni dan Budaya Simalungun 2024 https://drive.google.com/drive/folders/1VsyUFpKTiWRyUFOr2O8pehmCvmAOY35J https://drive.google.com/dri...

Diskusi "Partuturan"

 12 Oktober 2023 Partuturan Oleh :  Finy Annie Mara Purba, S.S.I Partuturan adalah bentuk partuturan dalam masyarakat Batak Simalungun untuk menentukan perkerabatan atau keteraturan yang merupakan bagian dari hubungan keluarga (pardihadihaon) dalam kehidupan sosialnya sehari-hari terutama dalam acara adat, bahkan ada juga yang menggunakan partuturan Batak Toba di suku Simalungun. Awalnya orang Batak Simalungun tidak terlalu mementingkan soal “silsilah” karena penentu partuturan di Simalungun adalah “hasusuran” (tempat asal nenek moyang) dan “tibalni parhundul” (kedudukan/peran) dalam “horja-horja adat” (acara-acara adat). Hal ini dapat dilihat pada pertanyaan yang diajukan oleh seorang Simalungun di saat orang mereka saling   bertemu, di mana bukan langsung bertanya “aha marga ni ham?” (apa marga Anda) tetapi “hunja do hasusuran ni ham (dari mana asal usul Anda)?” Ada beberapa kategori partuturan;  1) Tutur Manorus/Langsung; sistem perkerabatan yang berhubungan l...