Langsung ke konten utama

Youth Against Forest Destruction

 Youth Against Forest Destruction

Pemateri : Gina Melisa Saragih


Hutan sebagai salah satu bagian dari lingkungan hidup merupakan karunia Tuhan yang Maha Esa dan merupakan salah satu kekayaan alam yang sangat penting bagi umat manusia. Hal ini didasarkan pada banyaknya manfaat yang diambil dari hutan. Misalnya hutan sebagai penyangga paru-paru dunia. Hutan adalah suatu kesatuan ekosistem berupa hamparan lahan berisi sumber daya alam hayati yang didominasi oleh pepohonan dalam persekutuan alam lingkungan yang satu dengan yang lain tidak dapat dipisahkan. Hutan adalah tempat flora dan fauna. Hutan identic dengan keanekaragaman hayati. Didalam hutan banyak sekali ekosistem dan spesies yang hidup. biasa dikatakan hutan sangat penting bagi makhluk hidup yang tinggal disana. 

Manfaat hutan bagi manusia :

1. Mengatur perubahan iklim

Perubahan iklim terjadi karena ada intensitas hubungan berlebihan seperti zat karbon yang sangat banyak diudara karena aktivitas industry dan kehidupan masyarakat perkotaan. Hutan dapat menstabilkan iklim secara makro dan mikro. Hutan dapat menstabilkan pemanasan global dan dapat memperlambat laju pemanasan global.

2. Paru-paru dunia

Saat ini hutan sering bersaing jenis mereka sendiri. Pohon-pohon yang mampu menyerap karbon tetap tumbuh, hutan juga dapat menjaga racun karbon yang ada di tanah. Hutan dapat memproduksi oksigen yang dibutuhkan oleh manusia.

3. Mencegah erosi dan banjir 

Pohon-pohon di hutan mempunyai akar yang menjalar ke berbagai sisi dengan kuat. Akar akan menahan terjadinya erosi. Akar pohon juga daoat membantu penyerapan tanah terhadap air hujan dan memperlambat laju air hujan diatas permukaan tanah.

4. Menjaga dan mempertahankan kesuburan tanah

Daun-daun yang berguguran membuat tanah dalam hutan tetap lembab. Pembusukan bagian dari pohon akan menjadi tanah humus atau pupuk organic.

5. Keanekaragaman hayati

Didalam hutan banyak sekali kehidupan baik itu hewan ataupun tumbuhan. Secara tidak langsung manusia mendapatkan keuntungan seperti mendapatkan obat-obatan yang bahannya berasal dari hutan.

6. Mencegah intrusi air asin

Hutan bakau dengan lumpurnya dapat membantu menghalau air asin masuk kedalam tanah yang berisi air tawar.

7. Menampung air hujan

Hujan yang jatuh di tanah tanpa hambatan dari akar pohon bisa langsung mengalir begitu saja menuju pantai. Manusia akan kehilangan sumber air untuk kehidupan ketika jumlah hutan dan populasi manusia sudah tidak seimbang untuk manfaatnya.

Indonesia memiliki hutan yang luas yaitu sebesar 99,6 juta hektar atau 52,3% dari luas wilayah Indonesia. Namun hijaunya hutan Indonesia semakin hari semakin menyusut akibat pemanfaatan hutan tak terkendali. Laju defortasi hutan Indonesia mencapai 610.375.92 Ha pertahun (2011) dan tercatat sebagai 3 terbesar di dunia.

Apabila kita tidak dapat menjaga hutan yang terjadi di tahun yang akan datang adalah :

1. Peningkatan suhu

Peningkatan suhu bumi terjadi mulai sejak awal abad ke 20 yang disebabkan oleh meningkatnya gas rumah kaca sebagai akibat dari aktivitas manusia. Aktivitas manusia yang dimaksud adalah pembakaran hutan, asap kendaraan bermotor, asap pabrik dll.

2. Kebakaran hutan

Hubungan timbal balik antara manusia dengan lingkungan hidup atau sumber daya alam membawa dampak positif maupun negatif yang secara langsung maupun tidak langsung dirasakan oleh manusia. Dampak kebakaran hutan menimbulkan kerusakan dan pencemaran terhadap lingkungan hidup baik nasional maupun lintas batas negara yang mengakibatkan kerugian pada aspek ekologi, sosial, budaya, ekonomi dan politik.

3. Permukaan laut meningkat drastic

Tahun 2050 permukaan laut naik drastis, menyebabkan badai ekstrem. Kota-kota pun tersapu pasang dan banjir, menewaskan jutaan orang. Beberapa kota tenggelam seperti Alexandria, Kairo, Mumbai, Shanghai, Bangkok dan Jakarta. 

4. Pandemi

Pandemi bukan hanya varian covid namun terjadinya perubahan suhu, banjir, urbanisasi, kelaparan, kekeringan, kehilangan udara bersih atau bisa saja kita akan membeli udara, pergerakan populasi dunia akan berisiko tertular penyakit atau wabah baru yang dapat melewati angka kematian.

Tindakan yang dapat dilakukan untuk menyelamatkan hutan :

1. Stop membakar sampah

2. Menanam pohon ditempat yang tepat

3. Meminimalisir penggunaan mobil pribadi

4. Berjalan kaki atau bersepeda

5. Melakukan reboisasi

6. Melindungi dan menjaga habitat makhluk hidup hutan

7. Tidak membuang sampah sembarangan di hutan

8. Mengurangi penggunaan kertas berlebihan

9. Peran aktif lainnya yang dilakukan oleh generasi muda untuk menjaga hutan.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

"Tindakan Proaktif Ikatan Mahasiswa Simalungun USU Bergerak untuk Meningkatkan Pendidikan Lokal di desa-desa Simalungun melalui kegiatan IPPS"

  Ikatan Mahasiswa Simalungun Universitas Sumatera Utara (IMAS-USU) berpartisipasi aktif dalam memajukan pendidikan Indonesia khususnya di Kabupaten Simalungun. IMAS-USU merupakan wadah berkumpulnya mahasiswa Simalungun di Universitas Sumatera Utara yang memiliki kepedulian akan pendidikan di Kabupaten Simalungun. Dengan tetap memegang teguh “Ahap” (rasa cinta terhadap Simalungun) serta sadar akan fungsi sebagai mahasiswa, terutama mewujudkan TRIDARMA PERGURUAN TINGGI yakni Pendidikan, penelitian,dan pengabdian masyarakat, IMAS-USU berusaha menjadi fasilitator dan kontrol sosial atas problematika kehidupan masyarakat menuju ke tingkat yang lebih baik lagi dalam bentuk karya nyatanya untuk kemajuan pendidikan. IMAS-USU mencoba menjadi suatu bagian dalam kemajuan pendidikan yang ada di daerah Simalungun. IPPS (IMAS-USU Peduli Pendidikan Simalungun) adalah salah satu program kerja Ikatan Mahasiswa Simalungun Universitas Sumatera Utara yang bergerak di bidang pendidikan. Terdapat d...

Link Drive Kegiatan IMAS-USU 2023/2024

1.       Penerimaan Anggota Baru IMAS-USU 2023 https://drive.google.com/drive/folders/1GM6WTo3PZveuJLtzPseVQp0iddx6AGSN?usp=sharing https://drive.google.com/drive/folders/15thkKaTbmzb6jbvBnwyOcyOIFxCajKpS?usp=sharing 2.       Pekan Olahraga IMAS-USU https://drive.google.com/drive/folders/14Mvt9-azXWUGqCTzcbxUsthFkTQBTywz 3.       Dies Natalis IMAS-USU ke-21 Tahun https://drive.google.com/drive/folders/1PdYfCrxuNQ-v9QxQywaJDaCzDD5K-4aP?usp=sharing 4.       Natal IMAS-USU 2023 https://drive.google.com/drive/folders/1HGnNjQyIiQeRPyDB3ObAgz6fAQrOYjbI 5.       IMAS-USU Peduli Pendidikan Simalungun 2024 https://drive.google.com/drive/folders/18bq7Udx4UHIyr57yVAJDePtD9YJB-qre 6.       Pergelaran Seni dan Budaya Simalungun 2024 https://drive.google.com/drive/folders/1VsyUFpKTiWRyUFOr2O8pehmCvmAOY35J https://drive.google.com/dri...

Diskusi "Partuturan"

 12 Oktober 2023 Partuturan Oleh :  Finy Annie Mara Purba, S.S.I Partuturan adalah bentuk partuturan dalam masyarakat Batak Simalungun untuk menentukan perkerabatan atau keteraturan yang merupakan bagian dari hubungan keluarga (pardihadihaon) dalam kehidupan sosialnya sehari-hari terutama dalam acara adat, bahkan ada juga yang menggunakan partuturan Batak Toba di suku Simalungun. Awalnya orang Batak Simalungun tidak terlalu mementingkan soal “silsilah” karena penentu partuturan di Simalungun adalah “hasusuran” (tempat asal nenek moyang) dan “tibalni parhundul” (kedudukan/peran) dalam “horja-horja adat” (acara-acara adat). Hal ini dapat dilihat pada pertanyaan yang diajukan oleh seorang Simalungun di saat orang mereka saling   bertemu, di mana bukan langsung bertanya “aha marga ni ham?” (apa marga Anda) tetapi “hunja do hasusuran ni ham (dari mana asal usul Anda)?” Ada beberapa kategori partuturan;  1) Tutur Manorus/Langsung; sistem perkerabatan yang berhubungan l...