Langsung ke konten utama

Diskusi Literasi Keuangan ala Mahasiswa (metode KAKEIBO)


Diskusi Literasi Keuangan ala Mahasiswa (metode KAKEIBO)

Oleh : Try Novelina Purba



Metode KAKEIBO (seni menyimpan uang dari Jepang)

Kakeibo adalah cara berhemat uang atau menabung yang berasal dari Jepang. Diciptakan oleh jurnalis wanita bernama Motoko Hani. Metode ini bertujuan agar kondisi keuangan lebih tertata sehingga bisamencapai goals dari hasil tabungan.

Berikut 5 tahap metode kakeibo :
1 .      Membuat rincian pemasukan
Dalam hal ini, semua sumber rincian pemasukan seperti biaya bulanan dari orang tua dan tambahan lainnya yang kamu punya harus dicatat.
2.      Membuat daftar kebutuhan
Tulis semua daftar kebutuhan kamu. Mulai dari kebutuhan harian hingga kebutuhan tak terduga. Kebutuhan ini bisa yang bersifat harian, mingguan dan bulanan.
3.      Pakai amplop Kakeibo
Ini yang paling berpengaruh ! Sediakan amplop yang sudah dilabeli dengan nama kebutuhan  yang sudah dicatat tadi dengan nominal yang pas dengan yang sudah dibuat dengan rinciannya. Dan gunakan dengan teratur ya
4.      Mencatat semua pengeluaran harian
Catatan ini sangat penting, selain sebagai pengingat,catatan ini memudahkan kamu buat menghitung kembali sisa uang yang kamu gunakan.
5.      Evaluasi
Jangan lupa evaluasi selama kamu melakukan metode kakeibo ini. Dengan melihat catatan pengeluaran selama sebulan kamu akan lebih mengetahui apakah yang paling menyebabkan keuanganmu boros, misalnya jajan terlalu banyak, belanja skincare atau kebanyakan nongkrong. Setelah mengetahui penyebabnya, untuk bulan depan kamu bisa lebih teliti lagi dalam hal tersebut.
Sumber : kompas





5 Kesalahan dalam mengatur keuangan



1)      Tidak punya catatan anggaran pengeluaran bulanan
Apabila kamu tidak punya anggaran bulanan maka uang yang kamu punya akan habis untuk hal-hal yang sebenarnya tidak dibutuhkan.

2)   Kebiasaan menunda bayar tagihan
Apabila uang yang biasa kamu peroleh dari orang tua sudah ada maka bayarlah tagihan-tagihan bulanan misalnya air dan listrik agar uang tersebut tidak terpakai untuk hal-hal yang tidak penting.

3)    Tarik tunai dalam jumlah besar dan membawanya kemana-mana
Ambil uang banyak memang dapat menghemat waktu dan tenaga namun beresiko apabila dibawa kemana-mana. Hal ini dapat menyebabkan kalap dan cenderung lebih boros.

4)      Mudah terpengaruh dengan gaya hidup orang lain
Pergaulan sangat mempengaruhi kondisi keuanganmu juga, tidak salah apabila ikut teman nongkrong namun akan salah apabila kamu tidak melihat kondisi keuangan sehingga nongkrongnya melebihi budget dan akhirnya berhutang

5)      Tidak melakukan belanja bulanan sekaligus
Melakukan belanja sekaligus dapat menghemat pengeluaran karena apabila melakukan belanja secara berulang kemungkinan akan melakukan pemborosan dengan membeli lebih banyak barang yang sebenarnya tidak benar-benar dibutuhkan.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

"Tindakan Proaktif Ikatan Mahasiswa Simalungun USU Bergerak untuk Meningkatkan Pendidikan Lokal di desa-desa Simalungun melalui kegiatan IPPS"

  Ikatan Mahasiswa Simalungun Universitas Sumatera Utara (IMAS-USU) berpartisipasi aktif dalam memajukan pendidikan Indonesia khususnya di Kabupaten Simalungun. IMAS-USU merupakan wadah berkumpulnya mahasiswa Simalungun di Universitas Sumatera Utara yang memiliki kepedulian akan pendidikan di Kabupaten Simalungun. Dengan tetap memegang teguh “Ahap” (rasa cinta terhadap Simalungun) serta sadar akan fungsi sebagai mahasiswa, terutama mewujudkan TRIDARMA PERGURUAN TINGGI yakni Pendidikan, penelitian,dan pengabdian masyarakat, IMAS-USU berusaha menjadi fasilitator dan kontrol sosial atas problematika kehidupan masyarakat menuju ke tingkat yang lebih baik lagi dalam bentuk karya nyatanya untuk kemajuan pendidikan. IMAS-USU mencoba menjadi suatu bagian dalam kemajuan pendidikan yang ada di daerah Simalungun. IPPS (IMAS-USU Peduli Pendidikan Simalungun) adalah salah satu program kerja Ikatan Mahasiswa Simalungun Universitas Sumatera Utara yang bergerak di bidang pendidikan. Terdapat d...

Link Drive Kegiatan IMAS-USU 2023/2024

1.       Penerimaan Anggota Baru IMAS-USU 2023 https://drive.google.com/drive/folders/1GM6WTo3PZveuJLtzPseVQp0iddx6AGSN?usp=sharing https://drive.google.com/drive/folders/15thkKaTbmzb6jbvBnwyOcyOIFxCajKpS?usp=sharing 2.       Pekan Olahraga IMAS-USU https://drive.google.com/drive/folders/14Mvt9-azXWUGqCTzcbxUsthFkTQBTywz 3.       Dies Natalis IMAS-USU ke-21 Tahun https://drive.google.com/drive/folders/1PdYfCrxuNQ-v9QxQywaJDaCzDD5K-4aP?usp=sharing 4.       Natal IMAS-USU 2023 https://drive.google.com/drive/folders/1HGnNjQyIiQeRPyDB3ObAgz6fAQrOYjbI 5.       IMAS-USU Peduli Pendidikan Simalungun 2024 https://drive.google.com/drive/folders/18bq7Udx4UHIyr57yVAJDePtD9YJB-qre 6.       Pergelaran Seni dan Budaya Simalungun 2024 https://drive.google.com/drive/folders/1VsyUFpKTiWRyUFOr2O8pehmCvmAOY35J https://drive.google.com/dri...

Diskusi "Partuturan"

 12 Oktober 2023 Partuturan Oleh :  Finy Annie Mara Purba, S.S.I Partuturan adalah bentuk partuturan dalam masyarakat Batak Simalungun untuk menentukan perkerabatan atau keteraturan yang merupakan bagian dari hubungan keluarga (pardihadihaon) dalam kehidupan sosialnya sehari-hari terutama dalam acara adat, bahkan ada juga yang menggunakan partuturan Batak Toba di suku Simalungun. Awalnya orang Batak Simalungun tidak terlalu mementingkan soal “silsilah” karena penentu partuturan di Simalungun adalah “hasusuran” (tempat asal nenek moyang) dan “tibalni parhundul” (kedudukan/peran) dalam “horja-horja adat” (acara-acara adat). Hal ini dapat dilihat pada pertanyaan yang diajukan oleh seorang Simalungun di saat orang mereka saling   bertemu, di mana bukan langsung bertanya “aha marga ni ham?” (apa marga Anda) tetapi “hunja do hasusuran ni ham (dari mana asal usul Anda)?” Ada beberapa kategori partuturan;  1) Tutur Manorus/Langsung; sistem perkerabatan yang berhubungan l...